Beruntung sekali Vio, saat dia masuk ke dalam, Kyra telah tertidur di kamarnya. Hari memang sudah malam. Seharian ini dia hanya berkeliling menemani Brian mencari Azzura. Di dalam kamar, Vio terus berusaha menghubungi Azzura, tetapi semua sia-sia. Ponsel Azzura sama sekali tidak bisa dihubungi. "Bagaimana jika Mbak Zura lagi kena musibah?" gumam Vio seorang diri. Dia begitu takut terjadi apa-apa dengan wanita itu. Meski statusnya sebagai istri kedua dari Brian, tetapi dia sama sekali tidak memiliki perasaan pada lelaki itu. Vio melihat ke arah luar jendela. Setelah mengantar Vio pulang tadi, Brian belum juga pulang. Ke mana lelaki itu? Vio tambah gelisah kerena kedua orang itu tidak ada di rumah. "Itu mobil Mas Brian." Vio merasa lega saat melihat mobil suaminya itu masuk ke dalam peka

