Seorang wanita berseragam merah muda khas seorang dokter duduk berhadapan dengan Alpha Lory Osmond Quirin. Sebelumnya Dokter Anna meminta untuk berbicara berdua saja dengan Lory di ruang kerjanya.
"Saya akan memberikan beberapa resep obat untuk mempercepat kesembuhan Luna Xynerva." Dokter Anna Kalisha mengambil secarik kertas dari buku khusus, mengambil pena dan menuliskan beberapa kalimat di sana. Wanita berwajah manis yang sudah memiliki satu orang anak yang berusia 150 tahun itu menyodorkan secarik kertas pada Alpha Lory.
Alpha Lory membaca kata demi kata yang tertera di dalam kertas putih yang terbuat dari pohon kertas itu. "Lima belas lembar daun berwarna ungu cerah dari pohon kecil yang berusia dua ratus tahun. Dua belas lembar daun hijau tua dari pohon kecil yang berusia empat ratus tahun. Sepuluh kulit laba-laba barat berukuran sedang. Dua botol ukuran besar madu asli yang baru jadi. Sebotol air terjun naga api, " ujar Lory.
Banyak sekali resep obatnya, mindlink Jayce. Sisi serigala dari Alpha Lory.
Usai membaca pria itu mengalihkan pandangannya pada wanita di hadapannya. Wanita itu sudah dianggap sebagai keluarga sendiri oleh Alpha pack Quirin begitu juga dokter Anna Kalisha sendiri. Dokter Anna sudah beratus-ratus tahun melayani keluarga Quirin. "Dokter Anna, obat ini harus ada dalam beberapa hari?" tanyanya dengan raut wajah serius.
Anna Kalisha menghitung jari-jarinya, lalu kemudian menjawab. "Dalam waktu dua belas hari semua bahan-bahan ini harus ada."
Wanita berkulit putih itu mengambil secarik kertas lagi dan menuliskan beberapa kalimat lagi. "Alpha Lory, ini adalah obat pereda nyerinya : lima belas daun putih, empat kelopak bunga lima warna, madu, dan air bersih. " Dia menyodorkannya pada Alpha Lory.
"Alpha, semua bahan-bahan yang tertera di kertas ini ditumbuk sampai benar-benar halus, lalu baru ditambahkan dengan air bersih. Obat ini harus dibuat setiap tiga kali sekali, " sambung dokter Anna dengan raut wajah serius.
"Baiklah, dokter Anna. Aku mengerti!" jawab Alpha Lory mengangguk yakin.
Alpha Lory kemudian berjalan keluar. Setiap orang yang melihat Alpha Lory membungkuk hormat. Siapa yang tidak tahu dengan Alpha Mallory Osmond Quirin? Seorang pemimpin dari pack Quirin. Pria tampan seperti dewa yang turun dari langit itu terkenal sebagai orang yang tegas dalam mengambil keputusan. Laki-laki berusia dua ratus tiga tahun itu tidak memandang bulu ketika memutuskan hukuman.
***