Chapter 79 - Bingung

213 Kata
Xynerva tak langsung menjawab, dia berada di dalam pikirannya sedang menimbang-nimbang keputusan apa yang paling terbaik yang harus dia ambil. Aku sangat bingung saat ini. Apa aku harus mengikuti keinginan nenek atau tidak menurutinya? Sedangkan posisinya aku sebagai mate dari Mall, batin Luna Xynerva bimbang. Aku masih memiliki beberapa hari lagi untuk berpikir sampai kesehatanku benar-benar sudah pulih, pikir Xynerva sembari menatap mama dan neneknya secara bergantian. Aku juga sudah lumayan lama tinggal di pack Quirin bersama Mall. Sebenarnya aku juga merindukan kamarku dan semuanya, batin Xynerva melamun. "Mengenai hal ini akan aku pikirkan lagi nenek dan mama, " sahut Xynerva akhirnya. Kemudian mereka menghabiskan beberapa waktu untuk mengobrol. Zeline dan Khansa juga akan tinggal beberapa hari di pack Quirin. Masalah toko peralatan alat tulis dan rumah sudah dikunci dan kuncinya juga sudah dibawa dan disimpan. Sementara itu Alpha Lory sedang berada di rumah sekaligus tempat pengobatan dokter Anna tepatnya berada di salah satu ruangan. Ruangan itu semua dinding dicat berwarna putih bersih. Ada beberapa hiasan seperti bunga yang bisa membersihkan udara yang kotor dan juga beberapa bingkai foto. Satu meja dan tiga kursi. Di bagian luar terdapat kursi panjang tempat untuk pasien menunggu. Terlihat ada beberapa pasien yang sedang menunggu dan ada juga pasien yang sedang dibawa jalan-jalan oleh perawat.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN