Seorang wanita membuka pintu. Wanita itu melihat seorang pria yang tak sadarkan diri segera mempersilakan Darren dan warrior yang memegang Alpha Lory untuk masuk ke dalam rumahnya.
"Bawa dia ke atas ranjang!" ucap wanita itu menunjuk ranjang yang terbuat dari kayu.
Darren segera membawa Alpha Lory ke atas ranjang. Melalui indra penciumannya yang tajam dia bisa mengetahui jika wanita itu ras penyihir.
"Bisakah kalian mengenalkan diri kalian?" pinta wanita itu sembari mengambil sebaskom air bersih.
"Oh, mengenalkan diri? Maafkan aku, aku terlalu panik jadi lupa. Namaku Darren. Aku seorang Beta di pack Quirin," ujar Darren dengan nada sopan.
Di luar para warrior berjaga dan tidak berniat untuk masuk.
Wanita yang bernama Cicin itu memeriksa keadaan denyut nadi sang pemimpin pack Quirin dan memeriksa luka akibat patukan ular. Beta Darren langsung bertanya bagaimana keadaan Alpha Lory begitu Cicin selesai memeriksa.
"Keadaannya tidak baik, racun ular yang didapatkannya sudah mengalir di dalam darahnya."
Seorang pria muncul dari salah satu ruangan. Dia tak heran melihat ada tamu yang datang. Karena sering ada orang-orang yang datang sekedar untuk beristirahat dan terkadang butuh pertolongan. Laki-laki itu melihat seorang pria muda yang terbaring di ranjang. Dia sudah bisa menebak jika kali ini tamu yang datang karena butuh pertolongan.