“Apa yang kamu lakukan, Intan?!” bentak Bastian, membuat tangan Intan yang masih menggantung di udara tampak gemetar ketakutan. “Kenapa kamu tampar dia, ha?! Dia punya salah apa sama kamu?!” tegur Bastian, tak mau istrinya itu melukai Tania—sang mantan istri tercinta. Intan yang melihat Bastian tampak gila-gilaan membela Tania pun merasa semakin kesal. “Oh, jadi sekarang kamu belain dia?” ujar Intan. Perkataannya itu semakin membuat perkelahian mereka terlihat kian menarik untuk dilihat oleh orang-orang sekitar. “Aku ini belain Tania karena kamu yang salah. Kalau kamu bener, enggak mungkin aku belain dia,” kata Bastian, secara tidak langsung menerangkan bahwa dirinya tidak membela Tania tanpa alasan. Bastian ingin orang-orang yang telanjur penasaran tahu kalau di sini Tania adalah korb

