Tania membeliak kaget, gelagatnya pun seketika itu berubah gelisah, membuat Bastian yang melihatnya tampak semakin curiga kalau Tania benar-benar hamil. “Tania, jawab aku,” desak Bastian lagi. “Apa yang perlu aku jawab? Aku enggak ngerti apa maksud kamu,” ujar Tania sembari mengalihkan pandangannya dari Bastian, sebuah tindakan yang membuat Bastian tahu kalau Tania sedang mencoba menutupi sesuatu darinya. “Jujur sama aku, Nia. Aku tahu kamu sembunyiin sesuatu dari aku,” kata Bastian. “Kamu hamil, ‘kan?” tanyanya, kembali mendesak Tania untuk berkata jujur. Tania mengembuskan napasnya berat, semakin lama ia merasa jengah dengan sikap mantan suaminya itu. “Aku heran,” ucap Tania, tersenyum miris. “Kenapa kamu sibuk urusin kehidupan aku? Kenapa kamu sewot banget dan mau tahu kalau aku ha

