Gejolak Hati

2381 Kata

“Kamu dari mana?” Pertanyaan itu langsung menyapa Bastian ketika dia baru saja masuk ke dalam rumahnya. Bastian menoleh sekilas, kemudian ia melenggang pergi begitu saja tanpa menghiraukan pertanyaan yang Intan lontarkan padanya. “Bastian,” seru Intan, jelas sekali kalau perempuan itu kesal karena telah diabaikan. Namun, Bastian terlihat tidak hirau sama sekali dengan kekesalan wanita itu. Dia bahkan terus melangkahkan kakinya lebar, meninggalkan Intan yang bersungut emosi. “Kalau kamu terus-terusan seperti ini, aku bakal pergi dari sini,” ancam Intan, yang seketika membuat kaki Bastian tampak berhenti melangkah, pria itu bahkan langsung menatap lurus pada sosok Intan. “Kamu ngancem aku?” tanya Bastian, raut wajahnya terlihat seperti dipenuhi beban pikiran. “Kenapa? Kamu enggak suka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN