Perihal Hati

1619 Kata

Sekali lagi El menatap arlojinya, jarum jam pada arloji yang dikenakannya itu tampak sudah menunjuk pukul sembilan pagi. Di hari yang mulai menjelang siang itu sosok Tania masih belum juga muncul di restoran. Padahal, biasanya Tania selalu datang pagi sekali, tidak pernah sekalipun wanita itu terlambat walau hanya satu menit saja. Yang membuat El khawatir adalah—setelah perbincangan sore kemarin, dirinya sama sekali tidak bertemu apalagi melihat siluet Tania. Bahkan ketika El mencoba mengunjungi apartemen Tania pagi tadi, wanita itu juga tidak menunjukkan tanda-tanda kehadirannya. El tentu merasa sangat tidak tenang dengan hal tersebut. Apakah Tania sedang menghindarinya? Begitulah isi kepala El menerka. El menghela napasnya berat, ia kemudian masuk ke bagian dapur saat mendapati kary

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN