“Setelah membicarakan kami , kalian langsung merasa lapar hem” ujar seorang wanita cantik yang berada di depan mereka
“Kau siapa? Kami tidak membicarakan kau Nona , kami sedang membicarakan burung Pheonix” jawab Leon yang tidak peduli
“Leon! Dia adalah burung Pheonix , sang Ratu” ujar Darren membuat Leon menatap Darren tidak percaya
“Aku belum mendengar sejarang yang menceritakan bahwa burung Pheonix bisa berubah wujud menjadi manusia” ujar Leon
“Aku tidak bohong , lihat lah sang raja tidak ada lalu wanita ini memakai kata kalian , kau kira dari tadi kita membicarakan siapa lagi kalau bukan Pheonix?” ujar Darren yang agak merasa kesal dengan Leon
Leon melihat sekelilingnya dan mencari keberadaan raja Pheonix yang di kasi tahu Darren , tapi tidak terlihat hanya wanita itu . Leon merasa perkataan Darren benar siapa lagi yang mereka bicarakan selain Pheonix
Leon menyengir kuda ketika melihat wanita di depannya , wanita itu membalas nyengiran kuda Leon dengan senyum manis
“Ma-maafkan aku Ratu” ujar Leon merasa bersalah karena bersikap lancang
“Sepertinya kalian tidak bermaksud membunuh kami?” ujar wanita itu turun dari pohon menggunakan sayap pheonixnya yang terlihat sangat indah membuat Leon dan Darren sangat kagum
“Kalian mau ke mana? Kalian dari mana?” tanya Ratu Pheonix
“Kami mau ke bukit kunba , kami dari gua 3 naga legenda” jawab Leon
“Bukit kunba?” ada urusan apa kalian ke bukit kunba?” tanya Ratu Pheonix
“Kami di suruh 3 naga membunuh penyihir hitam di sana dan kami di suruh membawa pedang Lors” jawab Darren
“Dasar kakek tua! Kalian kenapa mau ke tempat bahaya seperti itu?” tanya Ratu Pheonix
“Karena itu salah satu latihan kami” jawab Leon
“Kakek tua?” ujar Darren atau yang lebih ke pertanyaan
“iya , kakek tua itu adalah 3 naga itu , kami membagi hutan wilayah ini . sebelah utara 3 naga , sebelah barat Pheonix , sebelah timur titanoboa , sebelah selatan karena di sana di penuhi oleh lautan yang jaga Charybdis , sebelah utara di jaga oleh medusa” ujar Ratu Pheonix
“Oh begitu , bukit kunba di sebelah barat artinya tempat kalian?” tanya Leon
“Kau benar , kau terlihat seperti raja yang sangat baik , apa kau belajar dari kakek tua itu untuk menaklukkan para kerajaan?” tanya Ratu Pheonix yang membuat Leon menghela nafas
“Kenapa semua menginginkan aku menjadi raja , aku bukan raja aku hanya rakyat biasa” ujar Leon agak kesal
“Aku tidak menginginkan kau menjadi raja , tapi auramu seperti raja . Kau dari ras apa? Dari kerajaan apa?” tanya Ratu Pheonix
“Aku tidak tahu , aku dari kerajaan Serpent” jawab Leon
“Ayahnya meninggal karena di penggal oleh raja Piliph , ibunya meninggal saat melahirkannya . Dia menanyakan hal yang sama pada ayah nya namun ayahnya hanya bilang ‘kau akan tahu suatu saat nanti’” jelas Darren yang membuat Ratu Pheonix mengerutkan dahi
“Apa kau saudaranya? Kenapa kau terlihat berbeda darinya? Kau dari kaum Nephilim” ujar Ratu Pheonix
“Aku bukan saudaranya , aku sahabatnya . Aku memang dari kaum Nephilim” jawab Darren
“Kau sebenarnya sangat tampan , karena rasmu tidak akan pernah ada yang jelek wajahnya . Tapi kumis dan rambut dagumu menutupi ketampanan wajahmu” ujar Ratu Pheonix yang melihat dengan dekat ke wajah Darren
“Fuh...” Ratu Pheonix menyemburkan api ke wajah Darren yang membuat Leon terkejut
“Darren!” teriak Leon
“Uhuk... uhuk...” Darren terbatuk karena asapnya masih di wajah Darren
Setelah asapnya hilang Leon sangat kagum dengan ketampanan wajah Darren begitu pula Ratu Pheonix
“Sudah aku bilang kau tampan , dengan begini kau di izinkan lewat” ujar Ratu Pheonix
Ratu Pheonix menyemburkan api untuk membakar rambut-rambut yang ada di wajah Darren tanpa melukai Darren sedikit pun
“Setidaknya kau izin dulu sebelum melakukan itu” ujar Darren tidak suka
“Kalau kau , aku akui kau memang sangat tampan , rahang tegasmu bisa menipu perempuan dengan mudahnya , kau bisa menjadikan wajahmu sebagai senjata” ujar Ratu Pheonix ke Leon
“Oh iya , lebih baik kalian pergi . Hari siang hampir usai . Jika berhasil ceritakan kepadaku petualangan kalian” ujar ratu Pheonix yang langsung berubah menjadi Pheonix lagi dan terbang menjauh dari Leon dan Darren
“Kau sangat tampan” ujar Leon kepada Darren
“Lebih baik kau menjauhiku , aku masih normal dan menyukai wanita” ujar Darren yang langsung meninggalkan Leon
“Hei! Aku belum selesai ngomong! Aku juga menyukai wanita , lagi pula aku hanya memujimu sebagai sahabat!” teriak Leon yang melihat Darren semakin jauh
“Lebih baik kau jalannya cepat” ujar Darren
“Baiklah!” jawab Leon yang langsung berlari menuju Darren
“Wow cepat sekali kau berlari” ujar Darren yang tidak menyangka secepat itu Leon menyusul Darren
“Aku tidak berlari hanya berjalan cepat” jawab Leon
“Ha? Tidak mungkin!” jawab Darren
“Apa kau sudah bertambah kuat?” tanya Darren
“Tidak mungkin! Hanya khayalanmu saja Darren , lebih baik kita fokus” ujar Leon
‘Aku merasa aku semakin kuat’ ujar Leon dalam hati
Tidak bisa di pungkiri Leon dan Darren sama-sama bertambah kuat , mereka menyadarinya namun tidak mau terlalu berharap
Mereka takut jika mereka merasa kuat tapi kelihatan sama orang lain bahwa mereka sangat lemah itu sungguh memalukan!
karena jika hanya merasa , anak kecil pun bisa tapi kalau dibuktikan mereka yakin bahwa mereka tidak akan menang
“Kau tahu hanya kita berdua lah yang selamat dari hutan kematian ini” ujar Darren tiba-tiba
“Kau benar , aku juga berpikir seperti itu . Sekarang aku tahu kenapa hutan ini di bilang hutan kematian , karena hutan ini di huni oleh makhluk mengerikan” jawab Leon
Leon dan Darren keluar dari hutan Pheonix dan menjumpai tanaman bunga yang terdapat banyak lebah
“Di luar hutan kematian sangat lah mengerikan tapi di dalam hutan ini sangat indah” guman Leon
“Jangan menilai sesuatu dari luarnya saja , tapi itu berlaku hanya berlaku pada tempat dan buku” ujar Darren
“Tidak berlaku untuk manusia , jika manusia tidak mau di nilai buruk maka jangan berpenampilan buruk” guman Leon
“Tapi banyak juga manusia yang sangat nyaman dengan penampilannya walaupun buruk dan dia berperilaku tidak seburuk penampilannya” ujar Darren yang menjawab gumaman Leon
“Jaman sekarang tidak seperti dulu Darren , sekarang tidak berlaku lagi dengan kata-kata ‘jangan menilai orang dari luarnya’ . Sekarang itu jika kau mau terlihat baik berpenampilan lah dengan baik” ujar Leon yang membuat Darren tidak bisa berkata apa-apa
Leon dan Darren berjalan di tengah-tengah ladang taman bunga itu , Leon dan Darren melihat banyak sekali lebah-lebah yang beterbangan akibat mereka lewat
Lebah-lebah itu tidak menyengat mereka ataupun menghalangi mereka saat lewat , Leon dan Darren merasa agak tenang karena tidak ada hambatan
Namun setelah melewati taman bunga Leon dan Darren bertemu beruang madu , beruang itu melihat Leon dan Darren
“Jangan bergerak!” ujar Darren ke Leon
“Dia hanya beruang madu! Tidak mungkin dia menyerang kita” ujar Leon
“Kita memakai baju zirah ingat! Kita membawa senjata , aku takut dia akan menyerang kita” ujar Darren
“Kau benar!” jawab Leon
Leon dan Darren diam tidak bergerak sama sekali dari tempat mereka berdiri , beruang madu itu hanya melihat Leon dan Darren dalam waktu lama
Setelah 20 menitan merasa Leon dan Darren tidak menyerangnya barulah beruang itu berjalan menjauhi Leon dan Darren
“Sudah hampir malam , aku rasa kita bermalam di sini saja” ujar Darren setelah melihat beruang itu menjauh
“Kita akan tidur di pohon aku tidak mau tidur di bawah” ujar Leon
“Terserah kau saja” ujar Darren
Sementara Leon dan Darren membuat kemah , 3 naga mencari tahu tentang Leon dan Darren . Naga putih sekarang berada di pusat kota kerajaan Serpent
“Permisi , apa kau sedang sibuk?” tanya naga putih kepada seorang nenek penjahit baju
“Tidak anak muda , kenapa anak muda? Apa kau ingin membuat baju?” tanya nenek tua itu
“Iya Nyonya , bisa kah kau membuatku 3 jubah hitam dengan ukiran naga putih , perak , dan emas?” tanya naga putih
“Seperti 3 naga legenda , apa kau penggemar nya?” tanya nenek itu
“Iya Nyonya , kalau bisa aku akan menunggunya sampai kau siap” ujar naga putih
“Tentu saja , hanya setengah jam Anak muda” ujar nenek itu laku mulai membuatkan jubah yang di pesan naga putih
“Maaf Nyonya , apa kau kenal anak dengan nama Leon?” tanya naga putih yang membuatnya terkejut
“Aku hanya kenal sepintas lalu , kenapa Anak muda apa kau juga memburu anak itu?” tanya nenek itu membuat naga putih mengerutkan dahinya
“Apa maksudmu Nyonya?” tanya naga putih
“Leon adalah buronan di kota ini karena dia meracuni pangeran pertama dan kabur dari penjara bersama pencuri yang bernama Darren” ujar nenek itu
“Apa Nyonya percaya dia melakukan hal itu?” tanya naga putih memancing
“Tidak anak muda , dia sangat ramah dan senang membantu orang . Sifat itu turunan dari ayahnya Elgart” ujar nenek itu yang membuat naga putih terkejut mendengar kata Elgart
“Apa Leon mempunyai ibu?” tanya naga putih
“Tidak! Aku dengar desas desus di sekitar kota jika ibunya kabur ke hutan kematian karena sudah tidak sanggup menjadi miskin” jawab nenek itu
“Apa lagi yang Nyonya ketahui tentang Leon dan Elgart?” tanya naga putih
“Aku hanya tahu segitu , aku tidak tahu selebihnya karena mereka keluarga yang sangat tertutup” jawab nenek itu
“Nyonya satu lagi pertanyaanku , siapa raja di kerajaan Serpent?” tanya naga putih
“Sang raja Piliph , namun kami sangat menderita karena pajak yang sangat tinggi , kami tidak bisa berbuat apa-apa nak” jawab nenek itu
“Apa kau tahu ras apa Leon sama Elgart?” tanya naga putih
“Maaf nak , semua di kota ini yang mengenal Elgart dan Leon tidak ada yang tahu dari mana ras mereka” ujar nenek itu
“Baiklah Nyonya terima kasih telah menjawab pertanyaanku , aku ingin mencari makan terlebih dahulu” ujar naga putih yang langsung keluar toko
“Hanya sedikit jawaban yang aku dapat” guman naga putih laku pergi mencari tempat makan terdekat
Naga emas sampai ke kerajaan witch , naga emas sangat di sambut baik oleh kerajaan witch karena hanya kerajaan witch lah yang mengetahui tentang 3 naga yang masih hidup
“Masuklah Naga emas” ujar putri witch yang menyambutnya
“Aku ingin menemui orang tuamu” ujar naga emas tanpa basa basi lagi
“Mereka ada di dalam Naga” jawab sang putri lalu menuntun Naga ke tempat di mana Raja dan Ratu witch
“Aku ada urusan kepadamu Kurt dan Karlina” ujar Naga emas setelah berjumpa dengan raja dan ratu witch
“Sang Naga emas , ada apa gerangan?” tanya Kurt raja emas
“Aku ingin bertanya kenapa bisa manusia biasa dan Nephilim bisa berkomunikasi lewat pikiran yang seharusnya itu adalah anugerah yang di turunkan kepada raja dan tangan kanannya” ujar naga emas
“Semua bisa terjadi jika salah satu dari mereka keturunan raja dan mereka membuat perjanjian darah” jawab Kurt
“Tapi dia hanya manusia biasa! Tidak ada darah rajanya?” ujar naga emas kekeh
“Apa kau tahu silsilah keluarganya?” tanya Kurt yang membuat naga emas terdiam
“Sebaiknya kau mencari tahu barulah kau bertanya , ingat hanya keturunan raja yang mempunyai kekuatan seperti itu” ujar Kurt yang membuat naga merasa semakin pusing
‘Aku berharap kau bisa menemukan jawaban yang pasti putih’ ujar naga emas dalam hati dengan penuh harap