Leon dan Darren mengambil posisi menyerang sedangkan 3 naga yang berwujud manusia hanya menatap tidak percaya ke arah Leon dan Darren
“Kalian sudah pulang?” Tanya naga perak tidak percaya
“Ya! Di mana 3 naga?” Tanya Darren yang masih waspada
“Apa kalian berhasil mendapatkan pedang lors?” Tanya naga putih
“Iya kami mendapatkannya , bahkan penyihirnya kami bawa juga! Sekarang jawab pertanyaan kami di mana para naga?” Tanya Leon geram
“Kenapa kalian cepat sekali?” Tanya naga emas yang sengaja memancing emosi Leon dan Darren
“Berisik!” ujar Darren marah lalu menyerang naga emas
Darren mengepalkan tangannya ingin meninju naga emas , namun dengan mudah naga emas menangkis dan menendang Darren hingga menabrak Leon
“Kalian mudah sekali di pancing emosi” ujar naga putih
“Emas! Sudah cukup!” ujar naga perak yang melihat Darren dan Leon yang begitu saja sudah merasa kesakitan
“Emas?” guman Leon
“Siapa kalian!” bentak Darren
“Tahan dulu Darren , jangan bertindak gegabah!” ujar Leon menahan Darren yang hendak menyerang lagi
“Ayolah! Aku baru saja ingin bersenang-senang dan ingin tahu seberapa jauh kekuatan mereka” ujar naga Emas
“Emas!” bentak perak
“Oke , oke!” ujar naga emas yang langsung mundur tidak jadi meladeni amarah Darren dan Leon
“Aku ucapkan selamat jika kalian berhasil menyelesaikan misi” ujar naga perak
“Kami adalah 3 naga , semua pilar bisa berubah menjadi manusia” ujar naga perak menjelaskan
“3 naga? Buktikan!” ujar Darren
“Darren! Tunggu! Apa kau ingat dengan ratu Pheonix? Lagi pula siapa yang tahu keberadaan gua ini?” tanya Leon ke Darren
Darren langsung ke pikiran karena ucapan Leon , Darren baru sadar jika hanya mereka berdua yang tahu keberadaan gua 3 naga
Akhirnya Darren sudah tidak memasang posisi menyerang lagi , Darren mulai bersikap biasa dan mulai muncul perasaan tidak enak
“Maafkan aku sudah menyerang kalian” ujar Darren
“Darren kau harus memperbaiki sikap gegabahmu Leon tetap bersikap waspada walaupun kau tidak mau bertindak gegabah” ujar naga emas
“Emas sangat terkenal dengan strateginya dalam pertarungan , putih terkenal dengan ketahanannya dalam pertarungan , dan aku terkenal dengan penyerangan jarak dekat” ujar naga perak menjelaskan kelebihan yang naga punya
“Jika kalian bertarung maka kalian akan selalu menang” ujar Darren
“Itu jika kami bertiga yang bertarung tapi jika hanya satu sudah di pastikan peluang kami untuk kalah sangat besar” ujar naga putih
“Maafkan aku” ujar Leon yang merasa tidak enak
“Sudah lupakan kejadian tadi , tapi kalian begitu ada bagusnya karena kami akan tahu perkembangan kalian” ujar naga emas
“Kalian tadi bilang bahwa membawa penyihir hitam?” tanya naga putih yang teringat perkataan Leon
“Eum... bukan hanya penyihir hitam tapi..” Leon berat mengatakannya karena dia tidak izin dulu ke 3 naga untuk membawa orang ke danau
“Tapi apa?” tanya naga perak yang mulai curiga
“Kami tidak hanya membawa penyihir hitam , kami juga membawa vampir dan Werewolf” ujar Darren mewakili Leon
“Apa?” ujar 3 naga serentak karena tidak percaya dengan perkataan Darren
“Ta- tapi mereka yang mau ikut , kami tidak ada mengajak mereka” ujar Leon membela diri
“Temui aku dengan mereka sekarang!” ujar naga emas dengan nada dingin
“Ba-baiklah” ujar Leon dan Darren dengan wajah tertunduk
Leon dan Darren menuntun 3 naga untuk menjumpai Vince , Ken , Ren , dan yang lainnya . Setelah sampai ke danau mereka melihat semua sudah berbaris rapi
Hanya perkemahan yang mereka buat bukan rumah , Leon dan Darren terkejut kenapa mereka sangat rapi berbaris , apakah mereka tahu Leon dan Darren akan turun (?)
“Tuan! Kami sudah selesaikan tugas kami , kami menunggu arahan selanjutnya?” ujar Vince
Leon langsung mendelik tidak suka , Vince yang melihat itu hanya bisa berdesis tidak enak , sudah di pastikan dia akan di marah Leon nanti
“Master , inilah mereka” ujar Leon yang tidak jadi marah ke Vince karena dia tahu ada masternya di belakang
“Tuan? Wow kau sudah di anggap tuan oleh mereka” ujar naga perak yang membuat Leon hanya tersenyum canggung
“Dia Vince ketua kelompok vampir , Ren ketua Werewolf , Ken penyihir hitam” ujar Darren memperkenalkan mereka semua
“Kalian terlihat sangat hebat , kekuatan kalian berbagai macam jenis yang bisa di arah menjadi sesuatu yang tidak tertandingi” ujar naga putih yang melihat mereka satu persatu
Naga perak melihat ke arah Ken , naga Emas melihat Naga Perak yang begitu fokus melihat ke arah Ken sehingga membuat Ken terasa tidak nyaman langsung menyadarkan naga Perak
“Perak! Apa yang kau lihat?” tanya naga Emas
“Siapa yang membuatmu babak belur dan membuatmu memakai sihir berisiko tinggi?” tanya naga perak yang membuat Ken terkejut
“Bagaimana anda tahu master?” tanya Ken
“Besok sihir itu akan menghilang dan kau akan menderita” ujar naga perak yang membuat Leon terkejut
“Ha? Benarkah itu Ken? Kalau begitu kenapa kau tidak bilang kepadaku? Kenapa kau harus memakai sihir yang berisiko tinggi?” tanya Leon yang sangat khawatir
“Kau terlalu baik Leon sehingga aku segan padamu dan tidak berani merepotkanmu” jawab Ken tertunduk
“Kau bisa menjadi bawahan yang sangat setia , seperti Darren . Pertahankan semua bawahanmu Leon , mereka sangat terlihat sangat setia dan kuat” ujar naga putih setelah memerhatikan mereka satu persatu
“Mereka bukan bawahanku master , mereka keluargaku” ujar Leon
“Kau sangat rendah hati , sifat yang bagus namun membahayakan jika kau tidak hati-hati” ujar naga emas
“Terkadang ada manusia yang tidak tahu diri , sudah kita anggap sebagai keluarga tapi dia pengkhianat” ujar naga perak
“Bukan hanya orang lain , orang terdekat dan keluarga yang sangat kau percayai juga bisa menjadi pengkhianat karena sifat rendah hati dan terlalu baik” ujar naga putih lagi
“Aku akan selalu berhati-hati memilih teman master , aku akan ingat setiap nasihat” ujar Leon
“Darren! Aku ingin berbicara kepadamu sebentar” ujar naga perak
“Ya master?” tanya Darren
Naga perak membawa menjauh dari Leon dan yang lainnya yang membuat Leon heran , apakah mereka membicarakan dirinya sehingga harus menjauh? Itulah yang di pikiran Leon
“Darren , aku ingin kau menjaga diri selain kau harus melindungi Leon! Aku ingin kau berlatih sihir perlindungan yang lebih kuat lagi agar kau selalu bisa melindungi Leon dan dirimu” ujar naga perak ke Leon
“Baiklah master , jika hanya itu kenapa kau membawaku menjauh dari Leon?” tanya Darren
“Aku hanya tidak mau dia tersinggung Darren , aku takut dia salah sangka karena hanya mau melatihmu” jawab naga perak
“Sebelum misi ke dua kau ikut aku setiap tengah malam , kita akan berlatih” ujar naga perak
“Baiklah master” jawab Darren
Mereka berdua kembali lagi ke kelompok , Leon hanya melihat Darren dengan wajah penuh tanya
“Nanti aku jelaskan” ujar Darren seakan tahu raut wajah Leon
“Kalian istirahatlah , sebelum misi kedua Leon dan Darren kalian akan berlatih agar kekuatan dan kemampuan kalian semakin menajam” ujar naga emas
“Tepat tengah malam kalian harus melakukan sumpah di danau ini , kami akan menjadi saksinya! Siapa yang keberatan melakukan sumpah darah?” tanya naga putih tegas
Tidak ada satu pun yang menjawab pertanyaan naga putih yang artinya mereka siap untuk melakukan sumpah darah untuk Leon
“Jika tidak ada yang keberatan maka akan di lakukan sumpah darah malam ini di danau ini , ingat lah untuk bersiap kalian semua karena sumpah ini akan sangat sakral begitu pula kau Darren” ujar naga putih lagi
“Darren aku harap kau tidak keberatan untuk melakukan sumpah darah lagi” ujar Leon
“Aku tidak keberatan , jika aku melakukannya lagi di depanmu maka kau akan percaya kepadaku bukan?” tanya Darren
“Ya , aku akan percaya , aku akan melakukannya juga Darren” ujar Leon
“Kami ada urusan jika ada pertanyaan lebih baik sekarang karena kami tidak bisa berlama-lama” ujar naga emas
“Kami tidak ada pertanyaan lagi master” ujar Ren
“Baiklah kami permisi” ujar Naga perak
Naga perak , Emas , Putih langsung mengembangkan sayap naga mereka yang membuat semua takjub , tidak terkecuali Leon dan Darren
“Leon ambil lah ini , jual di kota dan belikan mereka bahan pangan , baju zirah , dan perlengkapan perang” ujar naga emas yang menyerahkan 2 sisik emas dan perak
“Terima kasih master , maafkan kami sudah merepotkan” ujar Leon
“Oh ini hanya sisik yang berguguran , baiklah aku permisi” ujar naga emas yang langsung terbang menyusul naga perak dan putih
“Baiklah , kalian sudah dengar perintah yang ada . Kalian akan melakukan sumpah darah malam ini maka kalian istirahatlah , bahan makanan sudah tersedia di ruangan master aku akan mengambilnya . Untuk pakaian kalian pakai dulu yang ada besok aku dan Darren akan ke kota untuk membeli perlengkapan” jelas Leon
“Aku harap Vince dan Ren ikut kami berdua , karena kami akan membutuhkan tenaga tambah untuk membawa barang-barang kalian , Ken lebih baik kau istirahat besok kami akan membawakan obat untuk lukamu dan aku secara pribadi meminta maaf karena sudah melewati batas pas bertarung denganmu” ujar Darren
“Tidak apa-apa Darren , aku memakluminya lagi pula semua salahku Darren” ujar Ken
“Penyihir penyembuh! Tolong sembuhkan Ken” ujar Leon
“Oh iya , bagi kalian yang masih panggil aku tuan , aku tidak akan segan-segan menghukum kalian . Apa kau dengar Vince?” tanya Leon
“Maafkan aku” ujar Vince yang tidak enak hati
Penyihir penyembuh langsung menuruti permintaan Leon , Ken di bawa ke tenda dan langsung di obati . Leon dan Darren langsung pergi untuk mengambil bahan makanan sedangkan yang lain beristirahat dan bercengkerama
Vampir dan Werewolf juga mulai berteman , semua sharing tentang kekuatan , kelebihan , dan kekurangan masing-masing tujuannya agar mereka dapat mengenal satu sama lain