INTEROGASI

1754 Kata
Leon , Darren , dan Arita di panggil pengawal untuk di interogasi namun mereka bertiga pisah ruangan , Leon mengikuti pengawal dengan tatapan datar Leon di arahkan ke ruang siksaan yang membuat Leon merasa akan mendapatkan siksaan yang akan membuatnya bicara nanti , Leon harap Darren dan Arita tidak mendapatkan siksaan Leon duduk di kursi beli lalu kaki dan tangan Leon di ikat , Leon menghela nafasnya karena dia merasa mereka takut Leon kabur atau akan menyerang mereka “Kau akan mati di sini Leon” guman seorang pengawal dengan menatapnya kasihan “Hentikan tatapanmu” ujar Leon kesal membuat dia langsung memandang ke arah lain “Aku bisa melihat kau orang baik , jika kau mau aku akan menjamin seluruh keluargamu dan dirimu tapi kau harus menjadi pengikutku” ujar Leon yang membuat pengawal itu terdiam “Aku tidak mengerti apa yang kau katakan” ujar pengawal itu dengan wajah yang dibuat datar “Jika kau mau , kau datanglah ke hutan kematian daerah barat kau akan menjumpai pemukiman” ujar Leon namun tidak di tanggapi oleh pengawalnya Leon tahu pengawal itu akan datang ke pemukimannya suatu hari nanti atau secepatnya , Leon menghela nafas lagi karena tahu yang akan menginterogasinya adalah raja Piliph “Leon...Leon...Leon” ujar raja Piliph memanggil Leon dengan secara berulang “Kau terlalu berisik” ujar Leon yang membuat raja Piliph tersenyum sinis “Aku penasaran kenapa kau masih ada keberanian ketika kau di ambang batas kematian” ujar raja Piliph “Datang dari ayahku , kau bukan tuhan yang akan tahu kematianku kapan” ujar Leon dengan senyum miring “Aku bukan tuhan namun aku akan mengirimu ke depan tuhan” ujar pangeran Piliph tenang “Kau tidak pernah membersihkan mulut? Kau terlalu percaya diri ketika melihat musuh yang akan menghancurkan kau berkeping-keping” ujar Leon melawan raja Piliph “Kau!” raja Piliph kesal dengan perkataan Leon “Kaki dan tangan kau terikat Leon , kau tidak bisa menghancurkanku” ujar raja Piliph “Jika tidak saat ini aku menghancurkanmu maka kehidupan selanjutnya aku akan menghancurkanmu” ujar Leon dengan tatapan tajamnya “Kau terlalu percaya diri Leon” ujar raja Piliph kesal “Kau terlalu bodoh Piliph , kau tahu bukan aku adalah raja dari kerajaan Rion? Kau tahu akan datang hari di mana seorang raja hutan mengamuk?” ujar Leon yang semakin membuat raja Piliph emosi “Patahkan jarinya!” perintah raja Piliph Satu jari Leon di patahkan oleh pengawal namun Leon hanya meringis sedikit saja karena jika Leon berteriak akan ada seseorang yang memasukkan bara ke dalam mulutnya “Katakan kepadaku , apa tujuanku ke kerajaanku?” tanya raja Piliph dengan nada dingin “Untuk menghancurkanmu karena itu ambisiku” jawab Leon jujur namun hanya mendapat tawa kencang oleh raja Piliph “Kau terlalu percaya diri Leon , kau adalah raja tanpa kerajaan” ujar raja Piliph yang membuat Leon tersenyum “Bukankah kerajaanku kau hancurkan?” tanya Leon yang mengundang tawa Piliph semakin kencang “Kerajaan Rion hanya legenda Leon , kau berhalusinasi! Sekarang katakan kepadaku kenapa kau masih hidup setelah berbulan-bulan di dalam hutan kematian?” tanya raja Piliph “Aku di selamatkan oleh 3 naga legenda” jawab Leon jujur , lagi dan lagi Leon hanya mendapatkan tawa menggelegar dari raja Piliph “Kau perlu memeriksa kepalamu karena kau sudah keterlaluan berimajinasinya , kerajaan Rion , 3 naga legenda itu hanya legenda! Sesuai judulnya Leon! Bangunlah kau sudah terlalu jauh bermimpi sudah saatnya kau kembali ke dunia nyata” ujar raja Piliph yang membuat Leon geram “Jika kau tidak percaya maka kau akan hancur di tanganku suatu saat nanti!” ujar Leon “Cambuk dia 100 kali barulah kau kembalikan dia ke selnya” ujar raja Piliph langsung meninggalkan Leon sendiri “Baiklah raja” ujar pengawal lalu mulai mencambuk Leon Piliph pergi ke ruang sebelah di mana terdapat Darren yang sedang di ikat gantung , Piliph tertawa melihat keadaan Darren “Ternyata seorang Nephilim bisa dalam keadaan mengenaskan ya” ujar Piliph mengejek “Cuih!” Darren meludahi wajah raja Piliph yang membuat raja Piliph marah Raja Piliph langsung meninju perut dan wajah Darren dengan penuh emosi , setelah selesai meluapkan amarahnya ke Darren raja Piliph langsung mencuci mukanya lalu melihat Darren dengan wajah sangarnya namun tidak membuar Darren gentar “Kalau tidak salah namamu adalah Darren sang pencuri handal ya? Kau seorang Nephilim ternyata” ujar raja Piliph “Ya aku si pencuri bukan si pengkhianat” ujar Darren menyindir raja Piliph yang membuat raja Piliph menatapnya tajam “Apa tujuanmu kemari?” tanya raja Piliph langsung ke intinya “Aku hanya membantu rajaku mencapai ambisinya” jawab Darren jujur “Ambisi? Raja? Sepertinya otakmu dan dia sudah gila” ujar raja Piliph “Kau tidak percaya?” tanya Darren dengan nada tidak percaya “Tentu saja tidak! Raja tanpa kerajaan? Kerajaan Rion? 3 naga legenda? Itu semua hanya legenda dan tidak nyata!” ujar raja Piliph “Jika kau tidak percaya maka tidak usah bertanya” ujar Darren membuat raja Piliph semakin kesal “Aku tahu kau berbohong sampah!” ujar raja Piliph emosi “Sampah? Kenapa kau bilang aku keluargamu? Aku manusia bukan keluargamu” ujar Darren yang membuat raja Piliph semakin marah “Sungguh lancang mulutmu!” ujar raja Piliph “Lebih lancang lagi ketika kau berkhianat dari kerajaanmu dan melakukan segala cara untuk menurunkan rajanya dari takhta” ujar Darren yang semakin membuat raja Piliph tidak bisa menahan emosinya “cambuk dia 200 kali” ujar raja Piliph ke pengawalnya “Baik yang mulia” ujar pengawal itu yang langsung mencambuk Darren Raja Piliph ke tempat Arita berada , raja Piliph sangat terkejut ketika melihat wajah Arita untuk ke dua kalinya “Aku baru menyadari kau sangat mirip dengan putri kedua Elf” ujar raja Piliph yang melihat Arita duduk di tanah dengan kaki dan tangan terikat di belakang “Putri ke dua itu sudah mati” ujar Arita “Oh begitu , sekarang aku mau kau jawab jujur! Kenapa kau datang kemari?” tanya raja Piliph “Aku mengikuti Leon dan Darren” jawab Arita jujur “Kau mata-mata di kerajaan ini?” tanya Piliph “Tidak! Kerajaanmu terlaku miskin untuk aku rampok” ujar Arita yang mendapatkan tamparan dari raja Piliph “Kerajaanku tidak miskin!” ujar raja Piliph “Kau jarang turun ke rumah rakyatmu ya? Pantas saja kau tidak tahu” ujar Arita “cambuk dia sebanyak 50 kali” ujar raja Piliph yang membuat Arita terkejut Piliph keluar dari ruangan Arita lalu pergi menuju ke kamar anak pertamanya , Piliph duduk melihat mata anaknya yang masih setia tertutup “Kapan kau akan sadar nak?” guman raja pili0h Di lain tempat Naga Emas sudah sampai di depan kerajaan Rion , naga Emas melihat Violin yang lagi bermain dengan anak kecil “Violin! Violin!” ujar naga Emas Violin yang melihat naga emas memanggilnya langsung menuju kepada naga Emas , Violin melihat naga Emas panik hanya menatapnya dengan heran “Ada apa naga Emas?” tanya Violin “Apa kelemahan raja Piliph yang engkau tahu Violin?” tanya naga Emas “Aku tidak tahu , hanya Elgartlah yang tahu naga Emas” jawab Violin yang membuat naga Emas menghela nafas “Kenapa naga Emas?” tanya Violin “Leon tertangkap di kerajaan Serpent , saat ini kami berusaha menyelamatkannya” ujar naga Emas “APA?” teriak Violin yang mengundang semua mata tertuju kepadanya “Bagaimana semua itu terjadi?” tanya violin sambil menangis “Semua terjadi karena dia yang terburu mengambil keputusan untuk menyelamatkan temannya yang akan di penggal” jawab naga Emas “Sifatnya sama saja seperti Elgart! Selalu terburu-buru dalam mengambil keputusan” ujar Violin sedikit kesal “Aku ingin kau memberikan sedikit kekuatan pelindungmu kepada kami semua Violin” ujar naga Emas “Untuk anakku akan aku lakukan apa pun itu” ujar Violin yakin lalu menghapus air matanya “Aku berangkat!” ujar naga Emas lalu terbang meninggal Violin “Dewi selena , berikan aku kekuatanmu untuk para pejuang yang akan menyelamatkan anakku” ujar Violin lalu merentangkan tangannya Di sisi lain seluruh pasukan yang akan menyelamatkan Leon merasakan sesuatu melindungi mereka dari jauh , semua merasakan ketakutan mereka hilang begitu saja dan hanya ada rasa ingin menyelamatkan raja mereka secepatnya “Leon kami datang!” ujar mereka semua dengan rasa amarah Leon merasakan semangat yang membara yang datang memanggilnya , Leon merakan sakit saat pengawal mencambuknya Leon tahu ini semangat dari seseorang yang akan datang menyelamatkannya , Leon harus mencari cara bagaimana caranya keluar dari penjara sekarang karena dia tidak mau membuang waktu di penjara Selesai di cambuk Leon di kembalikan ke penjara , di dalam sel hanya ada Arita dan Darren belum kembali yang membuat Leon bertanya-tanya “Arita?” ujar Leon “Leon aku di cambuk walaupun mengatakan hal yang jujur , mereka tidak mempercayai ucapanku” ujar Arita sambil menangis menahan sakit di kakinya “Apa? Kau di cambuk walaupun kau sudah menjawab pertanyaannya dengan jujur?” tanya Leon tidak percaya “Iya Leon” ujar Arita “Seberapa cepat kau menyembuhkan lukamu?” tanya Leon “Dua hari lagi akan sembuh , apa kau juga di cambuk?” tanya Arita “Aku di cambuk 100 kali dan sudah sembuh saat ini” jawab Leon yang membuat Arita terkejut “Kau cepat sekali sudah sembuh?” guman Arita heran “Ternyata kau juga di cambuk Leon” ujar Darren yang baru kembali ke penjara “Mereka mencambukku 200 kali” ujar Darren “Kau memancing emosi raja Piliph?” tanya Arita “Aku hanya mengatakan fakta dan membalikkan pertanyaan namun dia emosi” ujar Darren “Aku meragukan hal itu karena mulutmu yang sangat tajam ketika berbicara” ujar Leon “Apa luka kau juga sudah sembuh?” tanya Arita “Sudah , kau belum Arita?” tanya Darren “Dia dua hari lagi sembuh” jawab Leon yang mendapatkan tatapan bertanya dari Darren “Dia sendiri yang memberitahuku” jawab Leon seolah-olah tahu Darren menanyakan apa “Bagaimana cara kita keluar dari penjara ini?” tanya Leon “Sihir ini adalah sihir terkuat yang bisa di patahkan ketika tahanan menjawab jujur pertanyaan raja” ujar Arita yang membuat Darren sadar akan sesuatu Darren mendekatkan tangannya ke arah pintu penjara laku bisa terbuka dengan mudahnya , Darren lalu kembali dan mulai menatap Arita dan Leon secara bergantian “Aku rasa kau tahu apa yang akan kau lakukan selanjutnya” ujar Leon “Kau benar! Aku mempunyai rencana” ujar Darren
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN