Yang Tak Terbayangkan

2229 Kata

“Ngapain kamu repot-repot datang ke sini? Kan tadi aku bisa mampir sekalian,” tanya Rona meletakkan segelas jus jeruk di depan Anya. Sepulang dari belanja bersama mamanya siang tadi, Anya menelponnya dan mengatakan akan ke rumah Rona karena ada sesuatu yang ingin dibicarakan. “Tadi siang ada Zikra ke rumah. Jadi mana mungkin aku nyuruh kamu ke rumah,” sahut Anya lalu meminum jus jeruk yang sengaja dibuat oleh Rona. “Ngapain? Ngelamar kamu secara resmi yah?” goda Rona yang langsung mendapat lemparan bantal sofa dari Anya. Beruntung perempuan itu bisa mengelak. Rona meleletkan lidah karena lemparan Anya yang tak bisa mengenai dirinya. “So... gimana jadinya? Kamu beneran mau dijodohin sama Zikra? Atau kalian mau langsung nikah ? atau tunggu kamu wisuda,” berondong Rona dengan pertanyaan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN