Suasana baru

1833 Kata

Tiga jam kemudian Rona dan rombongan sampai di rumah sang nenek. Rona menatap ke sekeliling tempatnya berdiri. Yang terlihat hanya hamparan hijau pohon teh dan juga beberapa rumah warga yang jaraknya cukup lumayan dekat jika di tempuh dengan berjalan kaki. Udara di sini masih terasa segar dan juga sejuk. Belum tercemar dengan polusi seperti di kota. Walaupun rumah neneknya cukup jauh dari rumah warga sekitar, akan tetapi bukan berarti terpencil. Mobil dan juga motor masih bisa digunakan untuk mencapai ke sana tanpa perlu repot-repot berjalan kaki. Semua yang diperlukan Rona selama di sudah dipenuhi oleh Fajar. Laki-laki paruh baya itu tidak ingin anaknya kekurangan suatu hal saat tinggal bersama neneknya. Apalagi untuk memperoleh bahan makanan, mereka harus terpaksa turun ke bawah untuk m

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN