Rayi

1438 Kata

Chapter 44 :  Rayi             “Kamu...”           “Halo sepupu cantikku. Apa kabar?” sapa seorang laki-laki tampan yang duduk di sofa depan TV tak jauh tempat Rona berdiri.           “Abang Rayi ? Beneran Bang Rayi?” tanya Rona sedikit tak yakin. Keduanya sudah lama tak bertemu, jadi Rona sedikit lupa dengan wajah versi dewasa sepupu jauhnya tersebut.           Laki-laki itu mengangguk seraya tersenyum,”Alhamdulillah kalo kamu masih ingat abang. Apa kabar?” tanya Rayi.           Ah, benar. Ternyata laki-laki ini adalah sepupu dari pihak neneknya. Jadi neneknya  Rayi adalah kakak dari Oma Marwah.           “Alhamdulillah baik, Bang. Bang Rayi sama siapa ke sini? “ tanya Rona lalu memilih duduk di kursi di seberang tempat Rayi duduk. Dia merasa tak pantas jika mengobrol sambil berd

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN