Chapter 44 : Rayi “Kamu...” “Halo sepupu cantikku. Apa kabar?” sapa seorang laki-laki tampan yang duduk di sofa depan TV tak jauh tempat Rona berdiri. “Abang Rayi ? Beneran Bang Rayi?” tanya Rona sedikit tak yakin. Keduanya sudah lama tak bertemu, jadi Rona sedikit lupa dengan wajah versi dewasa sepupu jauhnya tersebut. Laki-laki itu mengangguk seraya tersenyum,”Alhamdulillah kalo kamu masih ingat abang. Apa kabar?” tanya Rayi. Ah, benar. Ternyata laki-laki ini adalah sepupu dari pihak neneknya. Jadi neneknya Rayi adalah kakak dari Oma Marwah. “Alhamdulillah baik, Bang. Bang Rayi sama siapa ke sini? “ tanya Rona lalu memilih duduk di kursi di seberang tempat Rayi duduk. Dia merasa tak pantas jika mengobrol sambil berd

