Bab 66

1681 Kata

*** Awan hitam mulai menghiasi langit siang. Suasana hutan pun mendadak semakin mencekam. Gelap, sunyi dan menakutkan. Tak ada suara yang indah untuk didengar. Bahkan suara kicauan burung saja pun tak ada. Hati kembali merindukan sang raja hari, matahari, untuk muncul kembali. Namun apalah daya, kegelapan yang ditimbulkan oleh sang awan hitam semakin lama semakin merenggut cahaya dari sang mentari. Ke manakah cahaya itu pergi? Seseorang pasti akan bertanya seperti itu. Sebenarnya cahaya itu tidak pergi. Hanya saja ada sesuatu yang menghalanginya hingga membuatnya tak bisa sampai di tempat tujuan. Sesuatu yang disebut dengan kegelapan. Sama seperti apa yang dialami Alvaro dan yang lainnya saat ini. Bisa dibilang, mereka adalah cahaya bagi seseorang yang bernama Delia Aprilia. Akan tetapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN