"Nda. Gimana? Apa kita bawa Delia pergi dulu dari sini? Atau kita bantu Alvaro dan yang lainnya?" tanya Ocha. "Bantu apa? Kalau kita mau bantu, ya kita bawa Delia pergi dari sini," jawab Nanda. "Terus mereka ditinggal, gitu?" Tanya Ocha lagi. "Setelah kita membawa Delia ke villa, kita kembali ke sini," jawab Nanda santai. Ocha mengangguk paham. Ia membenarkan pemikiran Nanda untuk membawa Delia pergi sejauh-jauhnya terlebih dahulu. Jika mereka memutuskan untuk menunggu Alvaro dan yang lainnya untuk menyelesaikan pertarungan, atau bahkan berniat untuk membantu, bisa saja hal yang lebih buruk akan terjadi. Nanda tahu bahwa di dalam situasi yang semuanya tentang pertarungan, dia dan Ocha hanya akan menjadi beban bagi para laki-laki. Bukannya apa-apa. Kodratnya sebagai seorang perempuan ti

