Di kamar Alvaro terdapat tiga orang yang sedang makan besar. Mereka tentu saja Reyhan, Imam dan Ihsan. Hampir semua makanan ludes dilahapnya. Cuma tinggal seporsi yang memang dijatahkan untuk Alvaro. "Dimakan Alvaro gak, tuh? Kalau gak, aku yang akan makan," kata Ihsan. "Itu perut atau apa? Udah makan juga masih aja mau ngambil hak orang lain," ucap Reyhan kesal. "Ya daripada gak dimakan kan mubazir," ucap Ihsan. "Nanti juga dimakan," ucap Imam. "Sekarang, lebih baik kamu bawa ini ke dapur, sekalian cuci!" perintah Reyhan. "Sialan! Kok aku lagi," protesnya. "Yang bawa ini ke sini siapa?" tanya Reyhan. "Aku lah," jawab Reyhan dengan polosnya. "Jadi yang harus kembaliin ke dapur?" tanya Reyhan lagi. "Ya...." Ihsan menggantung ucapannya. "Ya gantian, lah. Masa aku mulu. Masih mendi

