STEP 38

1063 Kata

Asa membereskan pakaian kakaknya yang berantakan dalam tas besar sambil membatin. ‘Bodoh, bodohnya aku. Cemburu pada seorang laki-laki. Benar benar bodoh. Lagi pula, kenapa bisa seorang laki-laki sampai seimut itu?! Aku, bahkan para beberapa artis imut kalah padanya. Aku yang jengkel dengan pemikiranku hanya membatin sambil membereskan pakaianku. Khilaf. Aku benar benar khilaf.’ Sontak dia merasakan hawa keberadaan seseorang di luar. Kemampuan Bettenou dalam dirinya bilang kalau hawa itu bukan hawa manusia umumnya. Dengan waspada, Asa berdiri, melangkah tanpa menimbulkan suara keriut pada lantai kayu, mendekati pintu yang mengarah ke luar lalu menggesernya sedikit. Dari celah pintu gadis SMP itu melihat seorang perempuan berambut putih panjang membelakanginya. Asa melebarkan, ‘Musuh?!’

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN