"Please Vy, jangan kayak gini." Kata Bian lemah. "Dari kemarin kamu diemin aku." "Aku udah jelasin, kalau aku dijebak!" Ivy masih bungkam enggan menjawab. "Aku bakal bawa Tamara kesini! Biar dia jelasin semuanya." "Kamu ada kelas pagi." Kata Ivy mengalihkan pembicaraan. Bian menarik wajah Ivy agar menghadap dirinya. "Gimana aku bisa pergi belajar, kalau di pikiran aku cuma ada kamu." Ivy memalingkan wajahnya, "Kalau kamu gak berangkat. Aku gak bakal mau bicara sama kamu lagi," ancamnya. Bian menghela nafas panjang, "Oke! Aku kuliah. Aku berangkat sekarang." Ivy diam. Sedangkan Bian sudah bersiap-siap untuk berangkat. Setelah Bian berangkat. Ivy menitipkan Bangga pada Bi Ela. "Maaf ya Bi Ela. Aku titip Bangga lagi." Kata Ivy tidak enak. Bi Ela menggeleng dengan cepat, "G

