Chapter 48

572 Kata

"Kenapa nangis?" Ivy menatap dirinya di depan cermin.  "Gak usah nangis." Ia mengusap matanya yang basah.  Kemudian, keluar dari kamar mandi. Ivy menghampiri Megan yang sedang menggendong Bangga.  "Maaf Meg, gue udah repotin lo." Megan menggeleng, tersenyum dengan tulus.  "Lo gak pernah ngerepotin gue Vy! Sekarang lo tinggal di apartemen gue aja." Ivy menunduk lesu, "Sebenernya gue pengen balik ke rumah Ayah. Tapi, gue rasa lebih ngerepotin kalau Ayah dan Ibu tau." Megan menurunkan Bangga karena bocah itu tidak mau diam di gendongannya.  "Kalau butuh apa-apa bilang gue." Ivy mengangguk dengan mata yang berkaca-kaca.  Megan duduk di samping Ivy, sedangkan Bangga sedang berdiri sambil memegang sisi meja.  "Jangan gegabah Vy!" ujarnya sambil menatap mata Ivy.  "Mana Ivy yang gue k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN