"Aku titip Bangga. Kasian Megan ngurus kafe sendirian. Walaupun di bantu manajer tapi tetep aja Megan kewalahan." Kata Ivy sambil merapihkan rambutnya kembali di depan cermin. Lalu ia berdiri di depan Bian yang sedang menggendong Bangga. "Jangan nakal ya," ujar Ivy sambil mencium gemas pipi Bangga. Bian dengan cepat menunduk mencium kening Ivy. "Mama juga jangan nakal ya." Ujar Bian sambil tersenyum lebar. Ivy terkekeh, "Iya Papa sayang." Setelah Ivy berangkat. Bian mendudukan Bangga di lantai yang berbalut karpet lembut. Bangga dengan riang bermain dengan mainannya. "Aduuuh, jangan di makan Bangga." Kata Bian, lantas ia melepas mainan yang di pegang Bangga. Bangga hampir menangis, bibir mungilnya sudah melengkung kebawah, mata bulatnya kini berkaca-kaca. Segera Bian member

