Ivy sudah sampai di apartemen, ia pulang menggunakan taksi. Ia membuka pintu kamarnya dan mencari keberadaan Bian. Kaki nya melangkah ke arah balkon. Disitu Bian sedang merokok sambil menatap langit malam. "Bian..." panggil Ivy sendu. Bian hanya melirik ke arah istrinya itu lalu kembali mengepulkan asap rokoknya ke udara. Ivy menghela napas kecil. Ia membalikkan tubuhnya dan segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri. Bian menyugar rambutnya kasar. Ia taruh rokoknya di asbak. Kemudian ia termenung menatap lurus kedepan. "Aaaaaaaaakkhhhh!" Lamunan Bian terbuyarkan karena suara teriakan Ivy. Bian masuk kedalam kamar, disana terlihat Ivy yang memegang erat handuknya dengan wajah ketakutan. Bian berhenti sejenak menatap istrinya itu. Ia meneguk salivanya. Ekspresi ketakutan

