Kembali Utuh

2417 Kata

Pagi menjelang di Bangkok, kota yang tidak pernah tidur. Sinar mentari pagi memantul pelan di jendela kamar hotel tempat mereka menginap. Pagi itu berbeda. Udara terasa lebih hangat, dan matahari bersinar tanpa ampun, membakar semangat mereka yang sempat padam semalam karena kelelahan perjalanan dari Kuala Lumpur. Hotel tempat mereka menginap tidak semewah sebelumnya, tapi nyaman dan bersih. Gaya arsitekturnya khas Thailand, dengan ornamen kayu dan aksen emas di setiap sudut ruangan. Raisa, Khalil, dan Rafael masih tertidur di kamar keluarga yang terpisah. Sementara itu, Luna, Nayla, Mira, dan Talia sekamar berempat, meskipun masih menyisakan jarak emosional antara dua kubu yang belum sepenuhnya menyatu. Mira bangun lebih dulu. Ia sudah biasa bangun awal sejak di rumah sakit, terbiasa me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN