Di Atas Reruntuhan

2163 Kata

Tiga bulan berlalu sejak percakapan mereka di apartemen Talia. Waktu terus berjalan, dan seperti yang sudah bisa ditebak, kehidupan mereka masing-masing kembali dipenuhi kesibukan pribadi yang tiada habisnya. Tidak ada yang berubah secara drastis di antara mereka, kecuali kenyataan bahwa perjuangan untuk bertahan di tengah hidup yang terus bergerak maju itu semakin terasa berat. Nayla, misalnya. Ia masih terus dibayangi bayang-bayang masa lalu yang seharusnya sudah ia tinggalkan. Mantan suaminya, Arman, entah kenapa tak pernah benar-benar pergi dari hidupnya. Lelaki itu, yang kini benar-benar kehilangan segala yang pernah dimilikinya selama menikah dengan Nayla, terus membayanginya, tak siap menerima kenyataan pahit bahwa kini ia harus hidup dalam kekurangan. Dulu, di masa-masa awal pern

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN