Kala itu di rumah Claire yang terletak di lion Town, komplek Perumahan daxas.
Raina sedang duduk di samping meja kecil dengan tatapan matanya yang bengis, “Claire, aku tidak menyangka lho ternyata suami kamu tuh busuk banget ya. Aku salah menilai dia dulu. Sebentar lagi Dandi datang, kita langsung urus perceraian kalian.”
Walaupun sudah melewati usia 40 tahun, tapi Raina rajin merawat dirinya dan masih terlihat sangat cantik seperti buah persik yang matang.
“Iya,” sahut Claire sembari melihat foto-foto pernikahannya dulu.
Dia mencemooh dirinya sendiri karena telah menyia-nyiakan 3 tahun masa mudanya. Dia mencemooh diri sendiri betapa tidak adilnya hidup dia sendiri.
Kata-kata terakhir kakeknya sebelum meninggal telah mengubur dalam-dalam perasaannya sendiri dan terus seperti itu selama 3 tahun.
Dulunya Dandi tidak pernah melakukan kesalahan yang fatal, meskipun Claire dan Raina ingin mengusir Dandi pun keluarga wharfi pasti menolak. Mau bagaimanapun juga kekayaan yang dimiliki keluarga wharfi adalah hasil jerih payah Reinaldy wharfi. Meskipun sekarang Reinaldy sudah tiada, namun pengaruhnya masih sangat kuat.
Namun sekarang, Dandi ketahuan selingkuh dan Claire sudah mengajukan untuk cerai, maka seluruh anggota wharfi pun sudah tidak bisa membantah lagi. Toh ini salah Dandi sendiri yang selingkuh.
Claire sudah muak hidupnya selalu diatur oleh orang lain. Akhirnya dia bisa mengakhiri hidupnya yang bagaikan mimpi buruk selama 3 tahun ini.
Akan tetapi … setelah ditunggu selama dua jam, Dandi masih tak kunjung muncul.
Raina menjadi tidak sabaran dan berkata, “Kenapa si b******k itu masih belum datang sih?”
“Kemarin aku sudah bilang hari ini mau cerai. Kalau masih punya malu dia pasti akan datang.”
Wajah Claire dipenuhi kekesalan mengingat suaminya memiliki selingkuhan.
“Sudah menumpang hidup di sini selama 3 tahun, selingkuh pula. Dan dia masih harap mau terus bisa jadi parasit? Dia orang b******k paling tidak tahu malu yang pernah aku temui,” kata Raina menggebrak meja, “Kalau dia masih tidak datang hari ini, aku mau tuntut dia di pengadilan.”
Tak lama kemudian akhirnya terdengar suara ketukan pintu. Raina langsung membuka pintu dan mendapati ternyata itu bukanlah Dandi, melainkan dua orang yang dia kenal.
Yang pertama adalah Jhonson, dan yang satunya lagi adalah Rian wharfi
Biasanya Jhonson selalu bersikap angkuh, tapi hari ini dia dengan takutnya hanya bersembunyi di belakang Rian.
Semua orang tahu bahwa Rian adalah generasi muda yang paling berbakat di keluarga wharfi. Dia adalah calon pewaris keluarga wharfi yang ditunjuk langsung oleh nenek mereka, Cesilia. Di usianya yang masih muda Rian sudah menjabat sebagai wakil direktur umum Wharfi Group, dan dia juga adalah pemuda yang paling tampan di seluruh kota X.
“Eh, Rian, ada apa datang kemari?” tanya Raina terkejut.
Dengan gayanya yang arogan Rian menjawab pertanyaan Raina, “Katanya Claire mau cerai ya sama Dandi, memang sih pernikahan ini diatur sama Kakek sebelum Kakek meninggal. Waktu baru dengar mau cerai, Nenek juga kaget dan menyuruhku datang kemari.”
“Apa lagi yang mau ditanyakan? Dari dulu Dandi si orang tidak berguna itu hanya menumpang hidup di sini, kami hanya bisa tahan karena permintaan dari Kakek. Tapi sekarang si Dandi yang selingkuh, jadi ya jelaslah lebih baik cerai saja. Mau Kakek hidup lagi juga akan tetap cerai!” kata Raina
“Orang b******k seperti itu memang tidak bisa dimaafkan. Nenek juga sedang berpikir apa lebih baik cerai saja.”
Anggota keluarga Wharfi yang lain sebenarnya sudah tak sabar ingin Claire cepat cerai. Hanya saja mereka berlagak berusaha menjaga amanat dari Reinaldy agar memberikan kesan bahwa mereka berbakti.
“Sekarang semuanya sudah siap, tinggal tunggu si Dandi datang kemari saja, habis itu bisa langsung diurus,” kata Raina.
“Claire, aku dengar-dengar selama 3 tahun ini Dandi bahkan belum pernah sekali pun menyentuh tangan kamu ya. Kalau sudah cerai nanti kamu bisa bebas, ada rencana apa?” tanya Rian.
“Sudah dipecat ini, aku tidak ada rencana apa-apa.”
“Kamu dipecat bukan gara-gara kerja kamu yang tidak becus, tapi gara-gara si Dandi. Kami pun sebenarnya berat hati. Nanti kalau masalahnya sudah reda, kami rencana mau rekrut kamu lagi.”
“Serius?”
“Iya, lagi pula Agus, anaknya si Yusrin berbicara soal kamu ke aku. Dia merasa tertarik sama kamu dan ada niat untuk menikahkan kamu.”
Rian hanya mengutarakan separuh dari maksud aslinya, tapi hanya dengan itu saja sudah cukup untuk menyampaikan maksud sebenarnya.
Apabila Claire setuju untuk menikah dengan Agus, maka Wharfi Group akan kembali merekrut Claire.
Tanpa menunggu jawaban dari Claire, Raina langsung memotong pembicaraan, “Claire, ini bisa jadi pernikahan yang bagus. Di masa depan nanti dia yang jadi pewaris hartanya Yusrin.”
“Claire, keluarga kita jadi semakin jatuh sejak Kakek meninggal. Keluarga kita sekarang sudah tidak sebaik keluarga Larry yang lagi naik-naiknya. Kalau kamu bisa gaet mereka, ini akan membantu keluarga kita banget. Pasti banyak banget cewek-cewek yang mau pacaran sama orang kaya seperti Agus. Kalau kamu bisa jadi istrinya, hidup keluarga kita akan makmur dan kamu akan dapat jabatan kamu lagi,” kata Rian.
“Hari ini aku mau urus perceraian sama Dandi, bisa bicarakan yang lain saja?” kata Claire.
“Begini deh, kamu menikah sama Dandi kan karena diatur sama Kakek. Biarpun Dandi selingkuh, kamu juga tidak bisa langsung cerai begitu saja. Kalau kamu mau cerai boleh, tapi kamu harus menikah lagi sama Agus. Ini permintaan dari Nenek.”