58 | Drama Pagi Hari

1432 Kata

Malam yang dingin dengan rintikan hujan sudah berganti. Menjadi pagi yang sejuk dengan sinar mentari yang tidak begitu menyengat. Menjadikan pagi ini terasa hangat dan sejuk dalam satu waktu. Disebabkan sisa tetesan hujan yang belum mengering betul. Perlahan, Romeo membuka matanya. Setelah sebelah tangannya mencari-cari keberadaan Sabiya namun tidak ditemukan. Padahal Romeo masih ingin memeluk istri dan buah hatinya di pagi ini. Menghabiskan setidaknya satu sampai dua jam hanya untuk memeluk dua orang tersayangnya. Namun rencananya gagal karena Sabiya sudah bangun terlebih dahulu. Senyumannya mengembang begitu ingatan semalam memenuhi kepala. Kejadian luar biasa yang tidak pernah disangkanya. Di tengah pertengkaran keduanya yang belum memulih betul. Tapi patut disyukuri karena Sabiya tid

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN