Entah apa yang sedang Jervan rencanakan, Leona sama sekali tidak tahu. Pria itu tiba-tiba datang ke rumah sakit untuk menjemputnya pulang. Sikapnya yang terlihat berubah 180° membuat Leona was-was, dia yakin pasti ada sesuatu yang di rencanakan Jervan. "Oma senang akhirnya kehamilan Leona membuatmu sadar, Jika menyimpan dendam itu tidak baik," Ujar Oma setelah mereka semua sudah sampai di rumah. Sebelum menjemput Leona, Jervan sudah terlebih dulu meminta izin pada Oma nya itu. Sejak tadi Ibu Leona hanya diam, wanita paruh baya itu terlihat cemas dengan putrinya. Apalagi saat Jervan meminta Leona untuk kembali tidur bersama nya lagi, Beliau takut jika pria itu akan kembali menyakiti Putrinya. "Oma benar, Aku akan berusaha membuang jauh-jauh dendam ku. Aku akan berusaha memulai hidup ba

