Part 20

1364 Kata

Part 20Tak Seindah Impian “Mas, kapan surat nikah kita didaftarkan secara resmi? Surat ceraiku, kan sudah keluar sebulan yang lalu.” Andini berkata hati-hati kepada suaminya yang baru pulang semalam, setelah hampir dua minggu gak pulang-pulang ke rumah. “Buat apa didaftarin? Bikin repot aja. Toh, sama aja dengan surat keterangan nikah dari penghulu kemarin,” jawab Ardi sambil menyantap mi goreng kesukaannya pagi itu. “Nanti kan perlu yang surat nikah asli, Mas, untuk bikin akte kelahiran anak kita.” “Itu anakmu, bikin aja sesukamu,” jawab Ardi ketus. “Astaga, Mas … teganya kamu bicara seperti itu sama anakmu sendiri.” Andini menatap suaminya dengan air mata yang berlinang. Tangannya mengelus perutnya yang kini sedang hamil dua bulan. Ia sudah datang sendiri memeriksakan kandungannya k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN