Part 21Dicerai Usai Melahirkan “Ardi belum pulang-pulang juga, ya?” tanya Dion. “Belum, Mas, aduh … aku gak tahan lagi, Mas.” Andini duduk di lantai, ia tak kuat lagi menahan rasa sakit yang semakin menderanya. “Ya, udah, tunggu sebentar. Aku bilang Indri dulu.” Dion buru-buru berjalan ke kamar mandi dan berteriak kepada istrinya yang berada di dalam. “Kenapa sih, Mas.” Indri membuka pintu kamar mandi. Kepalanya masih berbusa banyak penuh shampo. “Aku antar Andini ke bidan dulu, ya. Dia sudah mau melahirkan. Nanti aku cepat pulang lagi, nganterin kamu kerja.” “Ya deh, jangan lama baliknya ya, Mas. Ntar aku telat masuk kerjanya.” “Iya, aku cuma ngantar doang, gak nungguin kok.” Dion segera beranjak menemui Andini kembali. “Mas, tolong ambilkan tas yang mau dibawa di atas ranjang ya,

