Part 24Diabaikan Mantan Suami Air mata Andini, masih terus mengalir, tangisnya tak juga mau berhenti. Harapannya memang tidak masuk akal, dengan tak tahu diri, ia berharap Hendra tidak akan sedingin itu, ternyata kemarahan pria yang entah kenapa sangat dirindukannya berapa bulan terakhir ini belum juga usai. “Kenapa, Mbak Dini? Bang Hendra masih marah, ya?” tanya Windi yang prihatin melihat mantan istri kakak iparnya itu terus menangis tiada henti sejak keluar dari kamar yang baru saja dikunjungi Andini itu. “Aku memang gak pantas ke sini, Mbak Windi. Aku tak tahu diri. Berharap Bang Hendra memaafkan kesalahanku, kebodohanku yang sudah menghancurkan keluarga kami dulu. Aku sangat menyesal, Mbak.” Andini berkata dengan terbata-bata, tangisnya semakin tak mau berhenti. Tubuhnya sampai ter

