Part 25

1122 Kata

Part 25Rindu Tak Berbalas Hendra tertegun mendengar ucapan dari Arjuna. Ditatapnya mata polos yang juga sedang menatap penuh tanya. “Hm … memangnya Juna masih ingat sama ibu?” Hendra mengusap rambut lurus milik Arjuna. Rambut yang sama dengan Andini. Hendra menghela napas panjang. Apapun yang ada di tubuh anaknya itu, hanya akan mengingatkannya pada sosok mantan istri kecilnya itu. Namun, luka hati yang sudah ditorehkan oleh Andini, sangat membekas di hati Hendra. Sulit baginya untuk memaafkan ibu dari putranya itu. “Masih ingat, kemarin juga nangis, kan? Ayah tadi marahin ibu lagi?” Arjuna merasa melihat ibunya menangis baru kemarin, padahal sudah hampir dua tahun berlalu. Hendra belum sempat menjawab pertanyaan anaknya, begitu mendengar ketukan di pintu kamar. Ia bernapas lega karena

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN