Part 27Terpaksa Pergi “Andini, aku mau bicara sebentar denganmu,” panggil Hendra pada Andini yang sedang mencuci piring bekas sarapan mereka semua pagi itu. Hanya mereka berdua di rumah. Andre sudah berangkat kerja dan anak-anak ke sekolah. Windi yang setiap hari juga mengantar Arjuna ke taman kanak-kanak, kali ini juga mengajak putri Andini bermain ke sekolah abangnya itu. Lokasi sekolah Arjuna hanya sekitar limapuluh meter saja dari rumah. “Iya, Bang. Ini sedikit lagi,” jawab Andini sambil mencuci piring lebih cepat. Hatinya berdebar keras. Tidak biasanya Hendra mengajaknya bicara seperti itu setelah sebulan tinggal di rumah ini. “Andini, aku mau bicara langsung saja padamu.” Hendra melirik sekilas kepada Andini yang menyusul duduk di ruang tamu. Memilih kursi paling ujung dari kursi

