TOKK! TOKK! TOKK “Gendis buka pintunya! Dasar enggak sopan kamu!” TOKK! TOKK “Gendis, Kakak masih mau bicara!” TOKK! TOKK! “Buk, berisik banget. Adek nanti bangun,” gerutu Gavin yang kesal dengan keributan yang dibuat oleh Geisha. Anak laki-laki itu memang sejak lama tidak menyukai bibi dari pihak ibunya itu, apalagi anaknya, Gavin rasanya ingin menjauh darinyq. Gendis juga kesal dengan Geisha yang memilili telinga tebal, apa wanita itu tidak mengerti apa yang dikatakan olehnya? Apa jangan-jangan Gendis perlu mengajarkannya seperti mengajarkan Gavin? Wanita itu hendak mengabaikan Geisha sampai lelah sendiri dan pergi tapi suara tangis Gema yang berasal dari kamar, membuat Gendis menggeram. Sekarang pekerjaannya belum selesai dan Gema yng harusnya masih akan bangun satu jam lagi, t

