D U A P U L U H D E L A P A N

945 Kata

    Selama diperjalanan Reynand maupun Kanaya hanya diam tanpa berniat membahas perkataan yang diucapkan oleh pria disampingnya ini.     Kanaya memilin tangannya yang berada di atas paha, ia masih memikirkanya, menikah? Apakah aku harus menikah dengan pria ini? Kanaya bertanya dalam hati.     Reynand menarik tangan Kanaya dan membawanya dalam genggamannya ke depan bibir, lalu mengecupnya cukup lama sembari menyetir. Dan hal itu membuat Kanaya menatap Reynand yang tengah fokus menyetir.     "Hhmm, mengenai pertanyaanmu tadi—"     "Aku tidak bertanya." Jawabnya.     "Ta—"     "Dan aku tidak menerima penolakan," ucapnya melirik sekilas Kanaya disampingnya.     Kanaya mengembuskan napas pelan, mencoba menenangkan hatinya dan memikirkan kata-kata yang harus ia ucapkan untuk menolaknya.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN