D U A P U L U H T U J U H

1491 Kata

    Reynand menghela napas panjang, ketika mendengar penjelasan Rizal diseberang sana. Ia mencoba mengingat kejadian beberapa tahun lalu. Kejadian yang bukan sepenuhnya kesalahan dirinya.     "Sepertinya ini ada kesalahpahaman," Reynand menatap Kanaya disampingnya. Tangan pria itu menggenggam jemari Kanaya sembari tersenyum mencoba meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja.     "Lebih baik kita bertemu saja. Dan selesaikan semuanya." Reynand mematikan ponselnya dan mengecup tangan Kanaya.     "Sepertinya aku akan bertemu dengan Rizal dan menyelesaikan semua ini."     "Perlu aku temani?" Kanaya menawarkan dirinya, ia hanya takut pria ini melakukan hal yang tidak-tidak terhadap Rizal, dan membuatnya masuk rumah sakit misalnya.     Kanaya menggelengkan kepalanya pelan membayangkan hal i

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN