… Aruna sibuk membantu memasak di rumah Fahri, ia benar-benar merasa sangat senang karena telah dipertemukan lagi dengan mereka, setelah sekian tahun mereka tak lagi berjumpa. Jamal dan Fahri kini berada di bar mini rumah Fahri, mereka pun mengobrol kecil disana. “Gue masih bingung, kok lo bisa bareng Aruna?” “Entah, tadinya gue mau nenangin diri dari dia, malah justru ketemu dia di bandara,” “Maksud lo?” “Gue udah bilang kan ke lo, kalau gue naksir cewek dan cewek itu nikah sebelum gue gerak,” “Ah, jadi cewek itu Aruna?” ’”Ya, tepat sekali,” “Oh, ya ampun… kok bisa?” “Gue nggak ngerti juga, kenapa Anton yang jadi saingan gue lagi?” “Dan, lo selalu kalah dari dia,” ucap Fahri sambil tersenyum mengejek pada Jamal. “Padahal, udah jelas gue ganteng,” “Percuma ganteng, kalau lo

