Anton dan Aruna

1039 Kata

… Hingga hari ketiga, Aruna masih pulang dan pergi bersama dengan Jamal ke rumah Fahri. Hanya saja, Jamal hanya mengantarnya ke sana karena Fahri meminjamkan mobil pada Jamal. "Bang, kayaknya aku pulang agak malaman aja deh dari sana," ucap Aruna pad Jamal yang sedang menyetir mobil. "Iya, nanti telpon aja kalau mau di jemput," "Iya," Mereka pun sampai di rumah Fahri, dan Jamal pun pergi dengan Fahri. Mereka pergi ke kantor, berbeda dengan Aruna yang memang harus bersama dengan Nina. "Aruna," "Ya, ma?" "Eh, kamu udah makan belum?" "Udah kok, ma. Kak Fahri udah berangkat ya?" Nina pun tersenyum dan meletakkan majalah di meja "Aruna," "Iya, Ma?" "Kita belanja yuk?" "N-nggak, Ma…" "Nggak usah nolak, Aruna. Kayak sama siapa aja," "Bukan gitu, Ma…" "Sst… mama ambil tas dul

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN