Hujan pun semakin deras. Zidan merasa khawatir dengan Aksa dan Elina yang tak kunjung datang menyusul. “Hujan semakin deras, mengapa mereka belum juga datang?” Zidan khawatir. “Sayang, coba kau hampiri mereka.” Pinta Zara. “Sayang, hampiri mereka sekarang.” Syilapun menyuruh Leo. “Baiklah.” Zidan. “Hati-hati sayang.” “Iya sayang.” Zidan dan Leo menghampiri Aksa dan Elina yang masih d mobil. Tok tok tok Zidan mengetuk kaca mobil Aksa. Aksa membuka jendela. “Aksa, ayo masuk. Hujan semakin deras.” Ajak Zidan. “Ini sangat dingin Aksa. Ayo.” Leo. “Pakai payung ini, biar aku dengan Leo.” Ucap Zidan yang memberkan payungnya pada Aksa. “Baiklah. Ayo Bee.” Aksa merangkul Elina masuk ke hotel. “Yaaa. Kalian darimana saja? Membuatku khawatir.” Zara. “Maaf.” Elina tersenyum. “Kalian i

