CHAPTER 48

1401 Kata

Mama Mika terkejut saat Elina tiba-tiba datang, dan mama Mika segera melepaskan tangannya dari Aksa. “Ahh, tak apa-apa sayang. Apa kalian akan berangkat sekarang?” Mama Mika. “Iya ma.” “Kau sudah siap?”Tanya Aksa. “Sudah, ayo.” “Baiklah. Tante, Aksa pamit pergi ya.” “Iya Aksa, tolong jaga Elina ya.” “Iya pasti tante.” “Mama, Elina pergi dulu.” Mama Mika mengecup kening Elina. “Iya sayang, jangan lama-lama. Mama akan merindukanmu.” “Hehehe, iya mama. Bye bye.” Elina dan Aksa meninggaalkan mama Mika. “Bagaimana keadaanmu sayang?” Tanya Aksa. “Seperti yang kau lihat.” Jawab Elina dengan tersenyum ceria. “Sangat cantik.” “Huhu.” “Cium?” “Ada sopirmu.” Bisik Elina. “Haish, pak sopir?” “Iya?” “Tutup matamu.” Ucap Aksa konyol. “Yaa… jika saya menutup mata bagaimana dengan mo

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN