Chapter 19

2085 Kata

“Bi, Sabrina diculik karena saya.” Andaru berkata lirih sambil menatap ke arah Bi Lela. “Sabrina diculik karena saya enggak bisa jaga dia,” lanjut Andaru dengan wajah pucat pasi. Bi Lela yang berada disana, tak hanya khawatir dengan kondisi Sabrina tapi juga dengan Andaru yang sejak tadi tak berhenti menyalahkan dirinya sendiri atas Sabrina yang diculik. “Mas Andaru tenang dulu, Bibi yakin Mbak Sabrina akan baik-baik aja,” ujar wanita paruh baya itu berusaha untuk berpikirin positif. Andaru menggeleng dengan wajah yang memutih, keringat sebesar biji jagung memenuhi dahinya. Pria itu dalam tahap kepanikan yang luar biasa. “Ini salah saya, Bi. Sabrina hilang karena saya.” Suara deru mesin motor terdengar di luar rumah, Bi Lela yang mendengar itu bergegas keluar untuk menyambut Aulian. I

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN