Chapter 49

1503 Kata

"Maaf, Ma. Sabrina enggak bisa." "Kenapa?" tanya Amina yang merasa sedih. "Apa nama pemberian Mama dan Papa enggak bagus?" Sabrina dengan cepat menggeleng, ia sebenarnya menyukai nama yang diberikan oleh Amina dan Andreas, walau ia tidak tahu apa artinya. Namun, itu terdengar indah. "Sabrina Azzahra itu adalah nama pemberiaan dari pemberiaan dari almarhum Bapak dan Ibu, Ma. Hanya itu satu-satu kenangan yang Sabrina punya." "Mama enggak marah kan?" tanya Sabrina sedikit gelisah. "Mama enggak marah kok, Mama ngerti, Sabrina," angguk Amina menggelengkan kepala sambil menggengam tangan anaknya lembut. Ia tidak boleh egois, bagaimana pun kedua orang tua angkat Sabrinalah yang membesarkannya selama ini. "Hari ini udah malam, gimana kalo kamu nginap disini?" tawar Amina yang merasa pertemuan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN