trik Mama

1004 Kata

''Sayang, tunggu sebentar.''   Aku yang sudah bangkit untuk keempat kalinya dari tempat duduk menoleh, melihat Mama yang sedang meihat dengan tatapan yang susah dijelaskan. ''Ada apa, Ma?'' tanyaku kemudian. Ntah apa yang ingin dikatakan Mama sekarang. Mencoba menghentikanku lagi? Tidak bisa, tidak mau, dan yang pasti aku tidak akan kembali duduk lagi ke kursinya. Aku sudah melakukan aktifitas itu terlalu banyak pagi ini.   Mama meletakkan jari telunjuk di pipi kananya, lalu tersenyum aneh lagi. ''Kamu sudah lupa?''   Aku  diam. Berpikir sejenak apa  yang Mama maksudkan. ''Astaga … maafkan Allena, Ma. Hampir saja Allena lupa akan hal itu.'' Aku mendekati Mama, memberian sun kasih sayang di pipi kanannya sebelum pergi. Hal yang mungkin terlihat sepele ini adalah perkara wajib dari Mam

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN