“ Sebenarnya, kau tidak menginap pun nggak apa- apa. Aku bisa menjaga diri kok. Aku takut Fey kurang nyaman jika tidur di tempat baru,” ucap Sani dengan hati- hati. Ia baru saja selesai makan malam bersama Friska dan mereka hanya memesan makanan melalui jasa pemesanan online karena malas memasak lagi. Friska tersenyum tipis dan mengangguk mengerti. “ Fey pasti betah kok. Apa kau tak suka keberadaanku di sini?” “ Hah? Apa? Bukan begitu.” Sani menggoyangkan tangannya dengan perasaan merasa bersalah. Bisa- bisanya ia membuat orang yang ingin menemaninya tersinggung. Dasar tidak tahu terima kasih dirinya ini. “ Nggak apa- apa. Mungkin kamu belum terbiasa. Lagipula aku senang bisa akrab denganmu,” ucap Friska seraya tersenyum, sama sekali tidak kelihatan tersinggung. Ia jauh lebih terlihat

