Saat ini mereka semua terdiam di hadapan Crown Imperial yang muncul dengan tiba-tiba di antara mereka semua. Crown Imperial yang memang bersemayam di tubuh Ea itu berjalan menggunakan tubuh sang pangeran dan berdiri di samping takhta Raas.
“Kau datang?” Ucap Raas pada Crown Imperial dengan sangat santai. Dan terlihat kepala dari pangeran Ea itu mengangguk pelan.
Keenam Raja muda yang berasal dari Tanah Valerian bagian Barat, Selatan dan Timur itu yang baru pertama kalinya bertemu dengan Crown Imperial, merasa sangat kagum sekaligus takut menatap padanya. Meski mereka semua dapat melihat tubuh yang berdiri di hadapan mereka adalah tubuh dari Pangeran Ea, namun mereka semua dapat merasakan aura yang jauh berbeda dari sang Pangeran. Sehingga mereka dapat membedakan mana Pangeran Ea dan mana Crown Imperial jika dia tiba-tiba datang.
Crown Imperial tersenyum dengan samar, kemudian ia menatap seluruh Raja serta Ratu yang menatapinya dengan takjub saat ini, sehingga ia berkata, “Aku datang kemari untuk menyampaikan sesuatu hal padamu, Raas!” Itulah kalimat yang di ucapkan oleh Crown Imperial pada Raas, membuat sang Raja tertinggi mengerutkan keningnya dan menatap ke arah Crown Imperial yang saat ini berdiri di samping takhtanya dan menghadap ke arah seluruh Raja serta Ratu bawahannya.
Raas pun menegakkan tubuhnya dan menyipitkan matanya menatap pada Crown Imperial dan bertanya, “Apa yang ingin kau katakan padaku? Jika itu sebuah hal pribadi, mari kita bicarakan di dalam.” Ucap Raas yang memberikan tawaran pada Crown Imperial untuk membicarakan hal tersebut secara berdua. Namun Crown Imperial sepertinya memiliki pilihannya sendiri dan menggelengkan kepalanya seraya berucap,
“Aku akan membicarakan ini semua bersama kalian agar kalian mengerti, juga mengetahui hal mengenai Informasi tentang sihir Renascent dan pengenai pamanmu… Pangeran Nara Rome!” Jelas Crown Imperial seraya meletakkan tangan kanannya pada meja, sementara tangan kirinya ia letakkan pada sandaran dari takhta milik Raas sehingga kini keduanya bertatapan dengan sangat serius seakan mereka akan melakukan sebuah pertandingan adu pedang.
Kedua mata Raas menyipit ketika ia baru sadar jika mata dari Crown Imperial terlihat sangat pekat, tidak seperti biasanya. Namun Raas tidak mengerti apa yang sebenarnya terjadi karena ia belum memiliki pengetahuan yang cukup.
“Baiklah… Aku akan mendengarkan semuanya dengan baik! Apa itu sihir Renascent? Dan apakah ada jalan keluar untuk kami mematahkan sihir ini?” Itulah pertanyaan yang di tanyakan oleh Raas pada Crown Imperial dengan penuh harap jika ada sebuah jalan bagi mereka selain membunuh kembali para Raja dan Pangeran yang telah meninggal dunia itu.
Crown Imperial bangkit dari posisinya dan berdiri dengan tegap seraya berjalan kembali ke arah di mana kursinya berada, “Hm… Mungkin informasi ini dapat sedikit membantu kalian, tetapi aku tidak dapat menjaminnya, oke?!” Ucap Crown Imperial yang melirik pada Raas yang menganggukkan kepalanya dan menatapinya yang kembali duduk di kursinya.
Crown Imperial menaruh satu tangannya ke atas meja di hadapannya itu, sementara tangan yang lainnya menopang dagunya yang tegas itu, ia menatap ke arah seluruh Raja yang sedang fokus menatapinya dengan kedua pasang mata mereka.
“Jadi… Sihir Renascent adalah sebuah sihir kuno yang di miliki oleh Clairchanter dan Clairchantress. Sihir yang hanya dapat di bacakan oleh keturunan asli, atau sebut saja keturunan suci mereka. Dan sihir tersebut telah di bacakan pada tiga orang paling penting bagi Kerajaan Monitum sepanjang masa. Yaitu Raja Aruba dari Kerajaan Holly, tanah Valerian. Raja Find dari Kerajaan Elder, tanah Sage. Serta Pangeran Rome dari Kerajaan Monitum, tanah… Sage.” Mereka semua terdiam ketika Crown Imperial menjelaskan semua hal tersebut dan membenarkan jika memang ketiga orang itu telah di bangkitkan menggunakan sihir Renascent yang di ucapkan dan di curigai oleh Raja Ray sebelumnya.
Terkejut? Tentu saja mereka semua terkejut, belum lagi penjelasan yang tadi Crown Imperial ucapkan jika sihir itu di bacakan oleh keturunan asli dari para Clairchanter dan Clairchantress, yang mengartikan jika orang ini adalah orang yang kuat.
“Hanya keturunan asli?” Raas yang penasaran dengan hal itu pun dengan segera mempertanyakannya pada Crown Imperial.
“Yup, Keturunan Asli. Dan seraca tidak langsung, jika kau menarik kesimpulannya Raas. Semua ini mengartikan bahwa keturunan asli dari Clairchanter dan Clairchatress lah yang menginginkan kehancuran dari Kerajaan Monitum, dengan sengaja membangkitkan mereka bertiga!” Jelas Crown Imperial. Penjelasan yang sukses membuat Raas terdiam mematung di tempatnya, tidak percaya dengan fakta yang di sebutkan oleh Crown Imperial.
“Lalu… Apa yang akan terjadi?” Tanya Raas dengan sangat tenang, meskipun dirinya mengalami gejolak kegugupan di dalam diri sekaligus kekhawatiran akan masa depan yang tidak ia ketahui. Namun ia tetap bersikap setenang yang dirinya bisa di hadapan seluruh pemimpin bawahannya terutama di hadapan seluruh anggota Keluarganya yang sangat ia sayangi.
Crown Imperial tersenyum menatap pada Raas, karena ia mengetahui apa yang sedang Raas rasakan saat ini. Crown Imperial pun berkata, “Lebih baik kalian mendengarkan terlebih dahulu alasan mengapa ketiga orang ini terpilih sebagai orang-orang yang di bangkitkan dan di percayai oleh mereka dapat menghancurkan Kerajaan ini. Agar kalian mengetahui kebenarannya dan tidak menduga-duga sehingga menggiring opini yang tidak benar.” Ucap Crown Imperial. Dan mereka pun merasa siap untuk menjelaskan semua hal yang akan Crown Imperial jelaskan.
Hening… Mereka semua terdiam dan menunggu apa yang akan di ucapkan oleh Crown Imperial selanjutnya, membuat sang figur tersenyum dan memulai apa yang akan ia ceritakan pada mereka semua.
Crown Imperial mulai bercerita mengenai Raja Aruba. Vand Aruba dari Kerajaan Holly yang ternyata mengalami kematian pertamanya pada saat dirinya berumur sembilan tahun. Kematian yang di akibatkan oleh trauma di seluruh tubuhnya yang terbentur keras saat terjatuh dari atas kuda. Dan Ibunyalah orang yang menyelamatkan nyama dari Aruba. Ratu yang di kenal dengan kecantikannya itu sebenarnya adalah seorang keturunan dari Clairchantress.
Dan cerita yang di ceritakan oleh Crown Imperial itu sukses membuat mereka semua terkejut bukan main, termasuk Raas yang baru mendengar faktanya. Meski orang yang paling terkejut mendengarkan cerita itu adalah Raja Jiwoo, sahabat sekaligus guru dari Raja Aruba yang telah mendampinginya selama hampir berpuluh tahun. Dirinya sama sekali tidak mengetahui tentang rahasia ini.
“A-apakah… Ratu Vian dapat meramalkan masa depan?” Itulah pertanyaan yang di tanyakan oleh Ziona. Karena sebagai salah satu Clairchantress, bahkan Ziona tidak mengetahui sama sekali jika Ratu Vian adalah salah satu orang yang memiliki darah yang sama seperti dirinya. Dan jika memang benar Ratu Vian adalah keturunan yang sama sepertinya, berarti Ratu itu tergolong ke dalam golongan kuat, sebab ia bisa menipu sesama bangsanya yang seharusnya tidak tertipu sama sekali.
“Ya, benar… Ratu Vian adalah keturunan dari Clairvoyant dan Enchater murni… Dia adalah seorang Clairchantress murni.” Dan jawaban yang di berikan oleh Crown Imperial itu, semakin mengejutkan mereka semua termasuk Ziona yang kini melebarkan kedua matanya.
“Penjelasan mengenai Vand Aruba sudah selesai, mari kita membahas orang yang selanjutnya yang akan ku ceritakan.”
To be continued