Julian melenggak memandang gadis di depannya. Dia bertanya – tanya, bagaimana Helena dibesarkan hingga punya keberanian seperti itu. Memiliki seorang ayah peminum dan gemar berjudi tentu bukan sebuah keberuntungan dalam hidupnya. “Hei, siapa dia? Kenapa dia berani sekali membentakmu?” tanya Alaric dalam Bahasa Italia. Julian menarik napas panjang, seiring pengusirannya pada amarah yang melonjak dalam d**a. Seharusnya dia tahu kalau gadis itu akan bereaksi seperti ini. Dikelilingi anggota keluarga dan mendapat kejutan dari Helena. Hukuman apa yang pantas gadis itu dapatkan darinya? Di saat Julian masih berpikir, Alaric dengan lancang mengambil tindakan tanpa meminta izin darinya. Amarah yang seharusnya sudah surut, kembali meninggi ketika dia melihat Alaric menjambak rambut Helena. “Hei

