Oke, bagus. Sekarang Julian tidak akan berbuat macam – macam dengannya. Lelaki itu juga tidak akan memaksa Helena tinggal di rumah itu sebab Zein. Di sisi lain, kesempatan untuk membunuh Julian kian menipis. Untung saja Zein menawarkan kesempatan yang bagus. Helena tidak akan menolak ajakan Zein. Tidak akan pernah. Sebab itu adalah satu – satunya kesempatan bagi Helena untuk membunuh Julian. Zein bisa menjadi alibi baginya. Zein dan Julian bagai dua makhluk yang berbeda. Zein begitu ramah, hangat, dan suka bercanda. Sedangkan, Julian sangat dingin, misterius, dan arogan. Sial sekali orang sebaik Zein harus menyandang status sebagai adik dari pria kejam itu. “Kita akan pergi ke mana?” tanya Helena. “Aku tinggal di Jerman saat usiaku masih remaja. Sayangnya, sampai detik ini, belum bany

