Malam ini adalah jadwal piket memasak Andini, piket sarapan minggu depan akan digantikan oleh senior yang jadwal memasak makan siangnya sudah digantikan oleh Andini karena waktu itu terpilih menjadi relawan mewakilkan madrasah, jadi sisa satu bulan nanti tinggal piket kebersihan-- bersih-bersih asrama. Andini menghela nafas, sudah ia duga tinggal di asrama tidak selalu enak. Sudah membayar, membersihkan asrama pula, ditambah harus memasak, belum lagi mencuci pakaian sendiri, rebutan pula di jemuran kain. Enaknya hanya karena Andini tidak mendengar omelan ibunya subuh-subuh untuk membangun putri tercintanya itu agar segera mengerjakan salat, tapi sayangnya agenda ibu Andini itu kini diambil alih oleh Ami, jadi sama saja-- sama-sama menganggu mimpi indah Andini yang mau mencapai ending. "H

