(POV HADI) Entah kenapa kakiku bergerak menyusul wanita itu. Dari jendela kamar kami, aku bisa melihat Nadia berjalan di pasir pantai. Jilbab putihnya menari digerakkan angin sepoi. Aku menuruni anak tangga untuk tiba di tempat Nadia berada. Dari jarak yang tak terlalu dekat, aku bisa melihat wanita berkerudung itu sedang melampiaskan kekesalannya. Ia melemparkan karang-karang kecil yang berserakan di pasir ke segala arah. Aku menegurnya. Dan ternyata membuat ia kaget. Entah kaget karena melihatku yang tiba-tiba saja berada di sana atau kaget karena aku berbicara tiba-tiba. "Kamu beneran Hadi?" Pertanyaan yang konyol kurasa! "Lalu, kamu pikir aku siapa?" balasku sambil menaikkan segaris alis. "Ya, mungkin saja kamu sedang kemasukan makhluk ghaib penghuni tempat ini." Wah! Mulai be

