Sebuah Alasan Untuk Terluka

1136 Kata

Sany masih menatap sinis pada Rania yang tengah menerima bunga dari seorang pria yang tidak Sany kenal, setidaknya itu bukanlah Dave. Ia melepaskan Dave dan berpikir bahwa Rania mungkin lebih baik darinya itulah sebab kenapa Dave lebih memilih wanita itu, tapi apa yang ia lihat sekarang? "Sepertinya saya mengganggu waktu kalian berdua, ya." "Eum, sorry. Tapi kalian bisa ngobrol." Jawab Aditya yang kemudian melihat jam di pergelangan tangannya. "Rania, nanti kita ketemu lagi." Aditya berbalik setelah menyunggingkan senyum yang membuat Rania aneh padanya, wanita itu kemudian mengalihkan pandangannya pada Sany yang kini masuk ke dalam dan berdiri di hadapannya. "Ada urusan apa?" tanya Rania ketika wanita itu tidak mengatakan apa pun dan hanya menatap dirinya saja dengan cara yang sama sej

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN