"London?" Sany terkejut ketika Vino menyebutkan nama kota tersebut. "Yup, lo bakal tampil di London Fashion Week." Pria itu memegang kedua tangan Sany dan berjingkrak-jingkrak di kamar apartemen wanita itu. Sany terdiam, seakan ini adalah de javu ketika beberapa waktu lalu ia melompat-lompat kegirangan bersama Vino dan Yara. Namun pria itu juga tidak mungkin berbohong kali ini, Sany akan tampil di Paris Fashion Week? "Hah, hah, hah ... jadi, tadi, gue di telepon katanya lo akan jadi model NG untuk koleksi Spring and Summer, apa enggak gilaaaa!" "Kok bisa?" Sany menutup mulutnya dengan telapak tangan, ia benar-benar tidak percaya. "Bisa lah, orang mengakui kehebatan lo dan harusnya lo seneng bukan kaget terus begini." Sepertinya setiap Sany mendapatkan hal baik di hidupnya Vino meraya

